Pembangunan Sekolah di Montasik

BANDA ACEH, (PR).-
Proses pembangunan sarana pendidikan terpadu, berupa Pondok Pesantren Alquran, berikut SMA Babussalam Aceh Besar, menurut rencana secara resmi akan dimulai Sabtu (3/9). Sarana pendidikan dengan memanfaatkan lahan seluas delapan hektare ini, didanai dari sumbangan pembaca Harian Umum (HU) Pikiran Rakyat, yang terkumpul melalui ”Dompet Tsunami Pikiran Rakyat”, beberapa waktu lalu.


DIRUT PT Pikiran Rakyat Bandung, H. Syafik Umar (kedua dari kanan) meninjau lokasi pembangunan sarana pendidikan terpadu berupa Pontren Alquran Babussalam dan SMA di Piyeung, Kec. Montasik, Aceh Besar, Jumat (2/9). Hadir mendampinginya, Penanggung Jawab Dompet Tsunami Pikiran Rakyat H.M. Ridlo Eisy (kiri), Pimpinan Pontren Babussalam K.H. Muchtar Adam (tengah), dan masyarakat sekitar.* UNDANG SUDRAJAT/’PR”

Peletakan batu pertama sarana pendidikan ini, rencananya dilakukan Dirut PT Pikiran Rakyat Bandung (PRB) H. Syafik Umar, Plt Gubernur Aceh Darussalam, Ir. Azwar Abubakar, Wakil Gubernur Jabar Nu’man Abdul Hakim, Pimpinan Pontren Al-Quran Babussalam Bandung, K.H. Muchtar Adam, dan ulama setempat.

Ketika tiba di lokasi, rombongan disambut ratusan warga setempat yang sedang kerja bakti, dengan membuat jalan menuju ke lokasi untuk sarana pendidikan, pemotongan pohon-pohon, pematangan lahan dan lainnya.

Mereka yang terlibat, tidak hanya orang dewasa, tapi juga anak-anak setempat yang secara antusias ikut gotong royong. Dua tenda besar sudah dipasang, untuk persiapan acara peletakan batu pertama.

Menurut H.M. Ridlo Eisy dan Mawardi, rencananya pembangunan sarana pendidikan ini dibagi beberapa tahap. Untuk tahap pertama, yaitu bangunan ruang kelas, ruang guru, asrama putra dan putri, bengkel kerja (work shop), laboratorium, serta dapur. Luas lahan yang digunakan untuk tahap pertama ini, mencapai satu hektare lebih.

Dana yang dikucurkan untuk pembangunan sarana pendidikan ini sebesar Rp 1 miliar berasal dari sumbangan pembaca yang terkumpul dari Dompet Tsunami Pikiran Rakyat.

Menurut pengasuh Pontren Alquran Babussalam, K.H. Muchtar Adam, pembangunan sarana pendidikan terpadu di Aceh Besar ini, merupakan cabang Pontren Babussalam di Bandung. Pihak pontren ini, nantinya akan mengelola kelangsungan pendidikan di Montasik Aceh Besar.

Kecik (Kepala Desa) Piyeung M. Yunus mengatakan, kehadiran lembaga pendidikan terpadu di daerahnya, disambut gembira masyarakat sekitar. Ini bisa dibuktikan dari antuasiasnya ratusan warga bergotong royong membuat jalan, pematangan lahan, dan kegiatan lainnya.

Menurut Yunus, di daerah Montasik, terdapat beberapa SMP, namun untuk SMA hanya satu. Sehingga, dengan adanya tambahan sekolah terpadu di dalamnya ada SMA, sangat membantu dalam dunia pendidikan di daerahnya.

Posted on Juni 11, 2007, in Babussalam News. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. usaha yang sangat mulia. mudah-mudahan bisa terus berlanjut mencerdaskan bangsa.

  2. terima kasih atas dukungannya. semoga selalu mendapat kekuatan dalam mengemban tugas ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: